Lahan Perbukitan Dekat Sawah
Gambaran Umum Kawasan
Lahan ini berada di perbukitan yang secara visual terhubung dengan hamparan persawahan. Lanskap terbuka dengan pola sawah berundak menciptakan suasana yang tenang dan menyatu dengan ritme agraris setempat.
Karakter Alam & Lanskap
Posisi yang sedikit lebih tinggi memberi pandangan luas ke arah lembah dan area pertanian aktif. Udara relatif sejuk, dengan nuansa pedesaan yang masih terasa alami dan tidak padat.
Pendekatan Pemanfaatan yang Selaras
Pemanfaatan lahan di area ini idealnya menjaga keterbukaan pandangan, tidak mengganggu sistem pertanian di sekitarnya, serta menghormati konteks sosial dan budaya desa yang hidup berdampingan dengan sawah.
Nilai Jangka Panjang
Kedekatan dengan lanskap persawahan menghadirkan kualitas ruang yang semakin jarang ditemukan yaitu ketenangan, keterbukaan, dan hubungan langsung dengan lanskap pangan yang menjadi bagian penting dari kehidupan Bali.
Catatan Konteks Zonasi dan Legal
Lahan yang menghadap atau berada dekat persawahan sering kali termasuk dalam zona pertanian & ruang hijau menurut RDTR/RTRW, terutama di Bali di mana kebijakan perlindungan sawah saat ini semakin kuat. Pemerintah provinsi telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2025 yang melarang alih fungsi lahan pertanian — termasuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Luas Baku Sawah (LBS) — menjadi peruntukan lain seperti permukiman atau komersial.
Ini berarti:
Sawah yang telah ditetapkan sebagai LP2B atau LBS tidak boleh diubah fungsinya, sesuai instruksi yang dijalankan sampai terbitnya peraturan daerah terkait.
Perubahan fungsi lahan tersebut dapat berimplikasi pada sanksi administratif atau hukum jika dilakukan tanpa dasar regulasi yang jelas.
Pendekatan kehati-hatian di tipe lahan ini sangat penting karena zonasi pertanian di Bali saat ini diperkuat untuk menjaga ketahanan pangan dan fungsi budaya agraris.
“Land is not merely a commodity. It is living space, a source of continuity, and part of the future shaped by the decisions we make today. At Tana, every step begins with understanding, is carried out with awareness, and is guided by the balance between people and nature.”
